mitos seputar kanker payudara

Bagi setiap wanita, kanker payudara menjadi momok menakutkan karena salah satu penyakit mematikan yang menyebabkan kematian bila tidak ditangani secara cepat dan tepat.

Kanker payudara terjadi akibat kerusakan atau mutasi gen. Selain itu, berbagai faktor risiko juga berhubungan erat dengan kanker payudara.

Misalnya faktor genetik seperti jenis kelamin, umur, dan riwayat keluarga. Ada juga faktor lingkungan seperti alkohol, obesitas, dan radiasi.

Namun sayangnya ada beberapa mitos sepuatar kanker payudara yang tidak selalu benar beredar di masyarakat.

Dilansir dari situs klikdokter, berikut ini mitos serta fakta kanker payudara yang harus kamu ketahui

Baca juga: Tips Pola Makan Sehat Saat Pandemi COVID-19

1. Tidur pakai bra menyebabkan kanker payudara

mitos kanker payudara

Tidak sedikit wanita yang percaya bahwa tidur menggunakan bra dapat menyebabkan kanker, apalagi kalau bra yang dipakai menggunakan kawat di bagian cup-nya.

Disebut-sebut, pakai bra saat tidur dapat menyebabkan aliran getah bening terganggu, sehingga terjadi penumpukan racun yang menyebabkan kanker payudara.

Faktanya sebuah studi membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara pemakaian bra saat tidur dengan kanker payudara.

Pemakaian bra saat tidur berhubungan dengan kenyamanan masing-masing orang. Kamu bisa pilih bra yang nyaman, tidak terlalu ketat maupun tidak berkawat.

2. Terhindar kanker payudara jika sudah melakukan pola hidup sehat

Pola hidup sehat sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh, namun ini bukan jaminan akan terhindar dari kanker payudara.

Melakukan pola hidup sehat hanya dapat menurunkan risiko kanker payudara.

Beberapa orang yang telah melakukan hidup sehat dan bersih sekalipun masih dapat terkena kanker payudara.

Sangat dianjurkan untuk menjaga asupan makan dan minum yang sehat serta rutin bergerak aktif. Pahami apa saja faktor risiko penyebab kanker payudara.

Bila perlu kamu bisa melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara rutin dan memperhatikan setiap perubahan yang tidak biasa di payudara Anda.

3. Bermain ponsel dekat payudara dapat menyebabkan kanker payudara

bermain ponsel dekat payudara

Beberapa laporan di media mengatakan, membawa ponsel di dekat payudara dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Faktanya, tidak ada bukti bahwa ponsel bisa menyebabkan kanker payudara. Hubungan di antara keduanya masih dipelajari oleh peneliti dan dokter.

Hingga saat ini, sebagian besar penelitian masih fokus terhadap dampak radiasi frekuensi radio yang dilepaskan oleh ponsel dan risiko terjadinya tumor otak.

4. Kanker payudara hanya menyerang wanita

Mitos seputar kanker payudara yang mungkin tidak banyak diketahui pria adalah kanker hanya menyerang wanita.

Faktanya, kanker payudara juga dapat diderita oleh pria meskipun hanya menyerang sebagian kecil bila dibandingkan dengan wanita.

Dari 2.000 pria yang setiap tahunnya menderita kanker payudara, sebanyak 400 orang orang lebih berisiko meninggal karena penyakit tersebut.

5. Kanker payudara menurun di keluarga

Benar adanya bahwa gen mutasi kanker payudara seperti BRCA1 dan BRCA 2 dapat diturunkan dari keluarga.

Namun, bukan berarti Anda pasti akan terkena kanker payudara ketika salah satu anggota keluarga mengalaminya. Hanya 5 sampai 10 persen kanker payudara yang diturunkan di keluarga.

Wanita yang memiliki gen mutasi tersebut memang 5 kali lebih berisiko mengalami kanker payudara. Selebihnya, 90 persen kanker payudara disebabkan oleh gaya hidup dan lingkungan yang tidak sehat.

Baca juga: Minuman Yang Baik Dikonsumsi Setelah Olahraga

6. Ada benjolan di payudara berarti kanker

Banyak wanita akan merasa khawatir bila merasakan ada benjolan di payudara.

Padahal, benjolan payudara bisa disebabkan hal lain, seperti fibroadenoma (tumor jinak yang paling umum), lipoma (tumor lemak), atau infeksi (mastitis).

Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui secara pasti benjolan tersebut dan tindakan apa yang harus dilakukan.

7. Deodoran menyebabkan kanker payudara

memakai deodoran menyebabkan kanker payudara

Mitos seputar payudara yang banyak beredar di masyarakat ialah seringnya menggunakan deodoran menyebbakan kanker payudara.

Penelitian dari National Cancer Institute tidak menemukan adanya hubungan antara penggunaan deodoran dan risiko kanker payudara pada wanita.

Penelitian lain dari Eastern Mediterranean Health Journal juga membuktikan hal serupa. Jadi, jangan takut lagi menggunakan deodoran!

Demikian ulasan mengenai mitos-mitos seputar kanker payudara. Semoga kamu dapat pencerahan setelah mengetahuinya ya.

Leave a comment