pangkas lemak dengan coolsculpting

Banyak orang melakukan diet dan olahraga untuk mendapatkan tubuh ideal. Tapi tahukah Anda bila ada cara cepat pangkas tumpukan lemak yang sekarang ini cukup banyak digandrungi wanita, yaitu coolsculpting.

Coolsculpting merupakan metode menghilangkan lemak yang katanya paling ampuh. Benarkah demikian? Yuk kenali lebih dulu apa itu coolsculpting?

Coolsculpting adalah terobosan baru untuk pangkas lemak

Coolsculpting atau juga dikenal dengan cryolipolysis merupakan prosedur pembentukan tubuh tanpa operasi. Salah satu metode untuk menghilangkan lemak berlebih di bawah kulit.

Selama prosedur coolsculpting, ahli bedah plastik akan menggunakan alat khusus untuk membekukan sel-sel lemak yang ada di bawah kulit.

Sel lemak yang membeli ini dalam beberapa minggu akan mati dan pecah secara alami. Akhirnya, sel lemak pecah akan mengalir keluar dari tubuh melalui organ hati.

Baca juga: Jenis Minuman Yang Baik Dikonsumsi Setelah Olahraga

Apa keunggulan metode coolsculpting?
Pangkas lemak dengan coolsculpting

Tidak seperti diet dan olahraga yang membutuhkan waktu agak lama untuk bisa berhasil. Coolsculpting benar-benar akan menghancurkan dan menghilangkan lemak berlebih yang ada di dalam tubuh dalam hitungan sebentar.

Prosedur menghilangkan lemak tanpa bedah ini masih cukup baru dan hanya disetujui oleh Food and Drug Administration, setara dengan Badan POM di Amerika Serikat.

Jumlah penelitian klinis yang mendukung metode ini juga masih relatif kecil. Namun, Zeltiq Aesthetics yang mengembangkan metode ini mengklaim bahwa coolsculpting dapat menurunkan jumlah sel lemak di dalam tubuh sebanyak 20 – 25 persen.

Selain lebih efektif, beberapa hal yang jadi keunggulan cryolipolysis yaitu tidak menimbulkan infeksi atau jaringan parut karena tidak melalui jalur pembedahan. Hasilnya terlihat alami karena lemak yang berlebih akan hilang secara bertahap.

Metode ini juga dapat membantu orang dengan berat badan ideal yang ingin menghilangkan lemak di area tubuh tertentu.

Secara keseluruhan, metode ini membantu meningkatkan kepercayaan diri seseorang apalagi jika dikombinasikan dengan diet dan rutin olahraga.

Kemungkinan risiko efek samping dari coolsculpting

Bila Anda tertarik untuk mengikuti coolsculpting, sebaiknya konsultasikan lebih dulu kepada dokter. Beberapa risiko efek samping yang mungkin terjadi jika melakukan coolsculpting adalah sebagai berikut.

Baca juga: Penyebab dan Pencegahan Diabetes Melitus

  1. Muncul nyeri, kemerahan, dan bengkak pada area perawatan

Peneliti menunjukkan bahwa efek samping umum dari coolsculpting yaitu munculnya rasa sakit dan sensasi panas menyengat di area perawatan. Efek samping ini biasanya muncul tepat setelah perawatan atau sekitar dua atau tinggal minggu setelah perawatan.

Selain rasa nyeri, kemungkinan kulit Anda juga bisa mengalami kemerahan, memar, bengkak, dan jadi lebih sensitif. Semua efek samping ini disebabkan oleh paparan suhu dingin yang ditempelkan pada kulit. Efek samping kemungkinan akan hilang dalam tiga sampai 11 hari.

  1. Muncul sensasi kulit seperti ditarik

Selama prosedur, bagian tubuh yang akan dihilangkan lemaknya akan diberikan gulungan panel pendingin. Pada saat inilah kulit Anda akan merasakan sensasi ditarik-tarik selama satu hingga dua jam.

  1. Hiperplasia adiposa paradoks

Efek samping serius dari coolsculpting yaitu hiperplasia adiposa paradoks (PAH). Biasanya ini terjadi pada pria dan menandakan bahwa sel-sel lemak yang harusnya mengecil malah jadi membesar.

Efek samping ini masih langka dan hanya bisa diatasi dengan cara operasi. Beberapa gejala yang menunjukkan terjadinya PAH, meliputi sebagai berikut.

  • Rasa nyeri atau mati rasa pada area perawatan yang muncul beberapa hari atau satu bulan setelah perawatan dilakukan.
  • Terjadi perubahan pada warna kulit yang jadi lebih gelap.
  • Kelemahan otot bibir bawah, akibatnya gerakan leher dan dagu jadi terbatas.
  • Mulut kering.
  • Muncul sensasi terbakar pada kulit.
  • Kepala pusing, mual dan terus berkeringat.
  • Muncul benjolan pada kulit yang mengeras (nodul).
Coolsculpting perlu dihindari jika memiliki kondisi ini

Cara menghilangkan lemak dengan teknik coolsculpting umumnya dapat dilakukan pada kebanyakan orang. Namun, orang dengan kondisi tertentu tidak diperbolehkan melalui metode ini, seperti:

  • cryoglobulinemia (protein cryoglobulin yang berlebihan dalam darah),
  • penyakit aglutinin dingin, dan
  • hemoglobinuria dingin paroksimal.

Jadi, sebelum melakukan perawatan biasanya dokter akan memeriksa riwayat kesehatan atau Anda menjalani beberapa tes kesehatan lebih dulu untuk menghindari risiko berbahaya, terutama jika memiliki kondisi yang telah disebutkan.

Leave a comment